Mempertahankan Ciri Khas Sekolah

Oleh : Didi Suradi, M. Pd

Setiap sekolah memiliki ciri khas masing-masing. Hal inilah yang menjadi faktor pembeda dengan sekolah lainnya. Sejalan dengan hal tersebut, para pengguna jasa semakin cerdas memilih sekolah mana yang paling memiliki keunggulan dan layak dijadikan pilihan. Persaingan antar sekolahpun semakin meningkat. Dampak positifnya adalah, masing-masing berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik, dengan demikian maka kualitas pendidikan akan semakin meningkat pula.
Bagi sekolah swasta, memiliki kurikulum khas merupakan nilai jual yang perlu terus dipertahankan. Tanpa mengabaikan kurikulum lainnya, porsi penyampaian kurikulum khas harus diutamakan, agar performance lulusan menunjukkan profil yang berbeda dengan sekolah lainnya. Jika profil lulusan memenuhi kepuasan para pengguna jasa, maka kepercayaan terhadap sekolah akan terus meningkat.

Melukis dinding bertema lingkungan hidup : contoh pembelajaran green education

Melukis dinding bertema lingkungan hidup : contoh pembelajaran green education

Begitu juga dengan yayasan al muslim. Pendidikan leadership dan green education merupakan kurikulum khas yang menjadi nilai jual sekaligus merupakan pembeda dengan sekolah lainnya. Karena merupakan nilai jual, maka kedua bidang studi ini perlu terus dikembangkan dan dipadupadankan dengan perkembangan jaman.
Setiap ilmu pengetahuan senantiasa mengalami perubahan, maka sebagai ilmu pengetahuan, leadership dan green education seharusnya juga mengalami perubahan. Hal inilah yang melatar belakangi mengapa kedua bidang studi ini harus selalu dikaji dan diuji agar dapat terus up to date. Alasannya, Kemanfaatan leadership dan green education bukan untuk masa lalu dan saat ini saja, tetapi juga untuk masa yang akan datang. Karena itu, keduanya perlu terus di update sehingga memenuhi aspek kekinian.
Prinsipnya, ciri khas sekolah perlu dipertahankan karena hal itu merupakan nilai jual. Jika ciri khas sekolah diabaikan perkembangannya, lalu apa yang dapat kita banggakan?
Yang perlu dipikirkan saat ini adalah, bagaimana mengambangkan leadership dan green education? Serta bagaimana mempertahankan keduanya agar tetap menjadi ciri khas sekolah?
Seperti diketahui saat ini banyak sekali sekolah yang menggunakan konsep pendidikan kepemimpinan dan pendidikan lingkungan hidup sebagai kurikulum khasnya. Sekolah berikut ini http://www.cendekialeadershipschool.sch.id/ adalah salah satu contohnya, dan masih banyak contoh sekolah lainnya di sekitar kita. Karena itu, mengembangkan kurikulum khas adalah prioritas, dan perlu segera dilakukan.
Pembentukan gugus bidang studi saja tidaklah cukup, karena para guru yang terlibat tidak fokus memikirkan pengembangan. Tugas utama mereka adalah mengajar dengan beban lebih dari 24 jam pelajaran per minggu, ditambah dengan tugas sebagai wali kelas. Apalagi ada guru leadership dan green education yang juga rangkap mengajar bidang studi lainnya. Pengembangan kedua bidang studi ini tidak bisa dilakukan dengan cara “disambi”. Pengembangan leadership dan green education tidak hanya membuat Lembar Kerja Siswa (LKS) saja, tetapi juga perlu mengembangkan buku-buku yang dipatenkan sehingga tidak dapat “diklaim” oleh pihak lain. Selain itu, perlu melakukan studi banding, evaluasi, monitoring implementasi, brainstorming untuk melakukan revisi, membaca referensi, mengembangkan media, melakukan pelatihan, dan banyak lagi.
Tanpa bermaksud negatif, apa yang sudah dilakukan selama ini belum cukup berhasil memberikan ruh pada setiap civitas akademika. Leadership dan green education belum menjiwa pada 100% warga al muslim. Apakah hal ini disadari oleh setiap guru di sekolah kita?. Wallahu alam. (DS)

By kangdidisuradi - Jika Ingin berhasil harus berani menerima tantangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s