Catatan Akhir 2014.

oleh : Didi Suradi, M. Pd

Yang menggembirakan di 2014 adalah, Hanif sudah bisa mengikuti proses pembelajarannya di SD kelas satu dengan baik. Tidak seperti yang dikhawatirkan sebelumnya, ternyata dia cepat sekali beradaptasi. Kemampuan baca, tulis, berhitung dan keterampilannya berkembang dengan sangat baik. Bahkan semangat belajarnya luar biasa. Apresiasi sangat besar buat kedua ibu gurunya.
Sementara itu Zaidan memiliki prestasi yang membanggakan baik secara akademik maupun non akademik. Di kelasnya, Ia selalu mendapatkan peringkat satu. Karena prestasinya ini, kami bisa menghemat jutaan rupiah untuk biaya sekolahnya. Beberapa lomba juga dia ikuti untuk mewakili sekolahnya, bahkan menjadi juara pertama sudah pernah didapatnya.
Begitu juga dengan Akhdan. Meskipun dia tidak berada pada peringkat kelas yang baik, tapi prestasi belajarnya terus menunjukkan progres. Dia selalu punya keinginan untuk berada di peringkat sepuluh besar, dan dia benar-benar meraihnya.
Sementara Alisha?
Dia masih harus banyak belajar. Kata orang dia agak lambat membaca dan menulis. Padahal dia sudah TK B dan saat ini sedang persiapan masuk SD. Tapi apakah itu salah? Tentunya sama sekali tidak. Kami yang salah. Memang belum saatnya dia menguasai itu semua.
Kami tahu Alisha anak yang cerdas. Bahkan sangat cerdas. Kami yakin, Alisha akan mendapat prestasi yang baik nantinya. Yang perlu kami lakukan adalah sabar dalam memberikan tahapan pembelajaran padanya. Alisha pasti bisa membaca, menulis dan berhitung. Tak perlu terburu-buru, karena kami juga harus mempersiapkan motivasi dia untuk mencintai buku setelah bisa membaca nanti.
Yang paling menggembirakan diakhir 2014 adalah, Hanif Sudah dikhitan. Satu persatu beban pikiran diselesaikan. Saat ini tinggal mengajarkan tatacara beribadah yang lebih baik lagi padanya.
Walau banyak keinginan yang belum bisa diraih di 2014, tapi setidaknya kami sudah berusaha sekuat tenaga. Mungkin Allah punya rencana lain untuk kami.
Untuk 2015. Tidak banyak yang kami mau. Harapannya, Ibu bisa segera seselaikan tesisnya dan wisuda. Zaidan bisa masuk SMA yang dia mau. Dan yang paling penting, kami sekeluarga diberikan KESEHATAN. Amin.

By kangdidisuradi - Jika Ingin berhasil harus berani menerima tantangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s