Haruskah Karena Dampak Negatif, Anak-Anak Dilarang Berinternet?

Oleh : Didi Suradi, M. Pd

Dari obrolan dengan rekan-rekan guru dari berbagai sekolah, diketahui bahwa ada sekolah yang melarang siswa-siswanya menggunakan internet untuk pembelajaran. Mengapa demikian? Alasannya khawatir siswa-siswa menggunakan internet untuk hal-hal negatif, misalnya membuka situs porno dan kekerasan. Apakah alasan ini cukup rasional?
Kedahsyatan internet sudah tidak dapat dibendung lagi, apalagi siswa-siswa kita adalah digital native atau pelaku asli dunia digital. Keseharian mereka menggunakan internet untuk game, whatsApp, BBM, Facebook dan sebagainya. Internet berada dalam genggaman mereka. Bagaimana mungkin sekolah melarangnya, padahal internet adalah kebutuhan pokok mereka.
Berada pada jaman yang serba cepat, membuat kita selalu mengupdate berbagai hal agar tidak tertinggal, dan hal ini mengharuskan kita menggunakan internet. Lalu bagaimana dengan dampak negatifnya? Siapa yang bisa menjamin para siswa tidak membuka situs porno? Bukankah rasa ingin tahu mereka sangat besar? Dampak negatif internet memang tidak bisa dipungkiri, tetapi melarang siswa menggunakan internet untuk pembelajaran bukan hal yang bijaksana.
Ada prasyarat yang dapat disepakati oleh seluruh civitas akademika , antara lain pihak sekolah, siswa dan orangtua mengenai penggunaan internet, bahwa untuk menangkal dampak negatif internet adalah memberikan pemahaman tentang internet sehat. Jadi, langkah pertama yang harus dilakukan sekolah adalah memberikan pelatihan tentang internet sehat pada guru, orangtua dan siswa. Lalu buat komitmen bersama bahwa internet adalah teknologi yang sangat dibutuhkan manusia yang sangat dibutuhkan manusia untuk melakukan hal-hal yang baik.
Beberapa hal lainnya yang dapat dilakukan sekolah dalam menggunakan internet untuk pembelajaran, misalnya :
1. Sebelum memberi tugas browsing pada siswa, pastikan guru sudah membuka situs-situs yang mungkin dituju oleh siswa.
2. Sepakati penggunaan “kata kunci” untuk masuk ke google atau youtube.
3. Siswa wajib mencantumkan “link” dan situs yang mereka copy
4. Berikan lembar kerja saat siswa membuka situs internet. Hal ini agar aktivitas otak dan fisik siswa bekerja bersama-sama sehingga siswa tetap konsentrasi pada materi yang harus dikerjakannya.
Selamat berinternet ria. Internet adalah kebutuhan pokok masa kini.

By kangdidisuradi - Jika Ingin berhasil harus berani menerima tantangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s