Mencari Nikmat Mengajar

Oleh : Didi Suradi, M. Pd

Sudah berapa lama kita mengajar, 5 tahun? 10 tahun? 15 tahun? Atau bahkan lebih? Tentu waktu yang telah kita lalui adalah waktu yang sangat lama. Tapi apakah sampai saat ini kita masih terus disibukkan oleh membuat administrasi mengajar? Apakah sampai saat ini kita masih terus disibukkan oleh permasalahan siswa yang itu-itu saja seperti membolos, merokok, pacaran, video porno, menggangu teman, bertengkar dengan orangtuanya, tidak mengerjakan tugas? Apakah sampai saat ini kita masih disibukkan membicarakan kekurangan teman sejawat atau atasan kita? apakah sampai saat ini kita masih terus mengeluhkan minimnya fasilitas yang dimiliki oleh sekolah?. Jika hal-hal seperti ini masih saja kita alami, lalu kapan kita akan mendapatkan kenikmatan dalam mengajar?

Kenikmatan dalam mengajar adalah dimilikinya waktu luang untuk mengembangkan diri. Seperti membaca,menulis buku, mengikuti seminar, workshop, membuat modul, berdiskusi dan berbagi ilmu dengan teman-teman, aktif di organisasi kemasyarakatan atau organisasi pendidikan, atau banyak hal lainnya yang membuat hati kita lebih senang .

Kenikmatan dalam mengajar adalah merasa nyaman jika datang ke sekolah dan masuk kelas. Tidak merasa hampa karena administrasi pembelajaran telah siap dan materi dapat kita kuasai dengan baik. Bahkan kita memiliki modul khusus yang kita buat sendiri.

Kenikmatan dalam mengajar adalah merasa siap jika diberi tugas apapun oleh pimpinan. Tidak mengeluh apalagi mencaci maki. Dan yang penting adalah tugas yang diberikan dapat kita selesaikan tepat waktu dengan hasil yang optimal.

Kenikmatan dalam mengajar akan kita dapat jika semua telah berjalan sesuai dengan sistem. Dan kita adalah bagian terpenting dari sistem itu. Keberadaan kita turut memberikan warna. Maka, kita harus menjaga agar warna yang kita miliki tdak pudar.

Seharusnya waktu yang begitu lama dan telah kita lalui membuat kita tidak hanya bisa mengajar, tetapi juga mendapatkan kenikmatan dalam mengajar. Semoga ini menjadi kenyataan. Wallahu alam.

By kangdidisuradi - Jika Ingin berhasil harus berani menerima tantangan

2 comments on “Mencari Nikmat Mengajar

  1. kenikmatan mengajar itu jika mengajar tanpa beban. Tapi di situlah tantangannya pa. Bagaimana kita mampu menganggap beban itu sebagai motivator untuk berbuat lebih banyak lagi.
    Semangat mengajar Pa!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s